Jumat, 14 Februari 2014

==Doaku Untukmu Ayah==




Ayah, ku bermimpi semalam tentang caramu mengajari hidup anak-anakmu
ku tak tahu pasti apakah hidup yang kau maksud itu tentang ini atau itu
tapi tidaklah bermakna jika hal itu tidak engkau perlihatkan
dan contohkan kepada anak-anakmu kelak
Ayah, ku mempunyai harapan jika engkau masih dapat aku lihat
hingga saat ini bagai keputus asaan yang pasti ada
namun disaat engkau pergi mninggalkan kami semua
akankan ada yang dapat berpesan dan memberi asa itu..
Ayah, sosokmu telah mengantarkan anak-anakmu menjadi orang
bukan orang-orang yang engkau katakan kepada kami dulu
tak sedikit yang membuat dunia ini hancur dan menangis
hingga kepergianmu hampir saja membuat anak-anakmu lemah
Ayah, kelemahan anak-anakmu bukannya tak bertepi
dan menyesal karena sosok yang dicintainya tak aka nada lagi
hingga mungkin pada kehidupan yang kedua
jika hal itu menghiasi hidup anak-anakmu
Ayah, kini kenangan tentang dirimu begitu berharga
arti dari ajaranmu, arahanmu, dan tujuan hidup yang kau amanahkan
bersama Ibu dari anak-anakmu terus berjuang
menggapai arti kehidupan menurutmu ayah…
Ayah, selantun doa yang akan anak-anakmu terus lantunkan
hingga mengikuti langkahmu
menuju cahaya dan anugerah Ilahi
tempat akhir nan abadi
Ayah, doaku mengalir selalu dalam hidupku untukmu
Makassar, 14 Februari 2014, 05:00 Pm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar